(Harap dibaca dengan seksama)
KEBUTUHAN PEMBIASAAN POSITIF YANG ILAHIYAH GUNA MEWUJUDKAN
KESADARAN UMMATAN WASATHAN. UMMAT BERWASITHAH TERWUJUDNYA
KEBERSAMAAN, KEKELUARGAAN, KEKOMPAKAN DENGAN LAKU SABAR,
TAWAKKAL, ISTIQOMAH DAN TUMAKNINAH. PEMBIASAAN PERILAKU SIFAT
BERPIKIR TINDAKAN DAN WATAK GUNA KESIAPAN-KESIAPAN DIPERLUKAN
“KEDEPAN”.
Inti pendidikan adalah mendidik diri melatih diri. Ruhnya ada pada pembentukan adab dan akhlak. Anda menjalankan tertib syareat itu adalah adab. Anda sholat itu adalah adab anda jamaah itu adalah adab. Anda menjalankan perintah Allah itu adalah adab. Anda menjalankan dhawuh Guru itu adalah adab. Kita menjalankan apa saja aktifitas apa saja supaya tetap terjaga dalam niatan nderek Guru ndukung Guru mbela Guru dan dihubung-hubungkan dengan Dhawuh Guru itu semua adalah adab. Kita membangun kebersamaan kekeluargaan guyub rukun itu adalah adab. Kita membangun akhlak itu adalah adab.
ADAB ADALAH KEPRIBADIAN "MURID" ORANG-ORANG YANG KUAT DALAM NIAT DAN TEKAD MEMPROSES DIRI KEMBALI KEPADA TUHAN-NYA HINGGA SELAMAT MENYATAKAN KEBAHAGIAAN YANG SESUNGGUHNYA DAN ILAHIYAH. LAKU SELAMAT LAHIR DAN BATIN.
Membangun kekeluargaan, kebersamaan yang kompak, yang guyub, yang rukun harmonisasi sosial lingkungan komunikasi yang komunikatif itu adalah akhlak. Anda pandai mengalah itu adalah akhlak. Anda ingat mengingatkan itu adalah adab. Anda menghormati sesama itu adalah akhlak. Anda uluk salam memberi salam kepada yang lain itu adalah akhlak sekaligus adab. Anda menegur untuk kebaikan itu adalah adab. Anda mencari kalimat redaksi yang tidak menyakitkan bagi yang lain saat mengingatkan itu adalah akhlak. Anda membantu kesulitan saudaranya itu adalah adab. Anda bilang permisi saat lewat apalagi di hadapan yang lebih sepuh itu adalah akhlak. Anda meninggalkan ruangan pertemuan itu akhlak. Anda pamit meninggalkan pertemuan dengan Guru Wasithah itu adalah adab. Anda memperhatikan program dhawuh Guru apalagi berusaha memahami menyelami itu adalah adab. ADAB DAN AKHLAK pemberdaya dalam MENAJAMKAN KECERDASAN "KETUHANAN" KESADARAN TENTANG DIRI. HAKEKAT DIRI.
INILAH RUH KEKELUARGAAN DALAM KEORGANISASIAN DHAWUH GURU. KARENA ADAB DAN AKHLAK ADALAH PERWUJUDAN USAHA MENANGGALKAN KE-EGOAN DAN KEAKUAN. MENUJU PTSA.
Ruh dari kepedulian operasional adalah respon respek dan tanggap serta peduli. Pun dalam membangun kecerdasan diri memberdayakan diri. Dimulai dari "kesadaran dengan tafakkur mengenai hakekat diri" penyelaman makna dan nilai.
Selami dhawuh Guru dan tulisannya apalagi petunjuk teknisnya. Supaya tidak terkungkung pada kekakuan sehingga melihat peluang besar yang terwujud dalam kreatifitas. Pembebasan dari kungkungan nafsu ego dan keakuan.
Pembebasan dari kungkungan nafsu ego dan keakuan.
TANPA DENGAN ADAB DAN AKHLAK MAKA BEBARENGAN, KEBERSAMAAN, KEKELUARGAAN MUSTAHIL TERBANGUN HARMONISASI. TANPA PEDULI, RESPON, RESPEK MUSTAHIL PEMBERDAYAAN DAN KESADARAN DIRI TERWUJUD, KECUALI HANYA KONSEP DAN PENGOMONG. SESEORANG YANG TIDAK MEMILIKI KEPEDULIAN RESPON DAN RESPEK SERTA AKTIFITASNYA HANYA MELULU JIKA DIRINYA TERLIBAT, TERTULIS, DAN JIKA TERPERHATIKAN, MAKA INI PERILAKU NIFAQ. SIAP-SIAPLAH MENJADI MUNAFIK.
Perilaku nifaq menuju munafik.
Perilaku fasad menuju fasiq.
Bangun kesadaran dari dalam diri.
Posisikan diri untuk memiliki keinginan pemberdayaan diri dengan memiliki sikap kepedulian, respon dan respek.
Orang lain sungguh bersifat menolong dan membantu ANDA. JIKA DARI DALAM DIRI TIDAK ADA KEINGINAN MEMPERBAIKI DIRI DAN MEMBERDAYAKAN DIRI MAKA JADWAL DAN AGENDA TIDAK AKAN DAPAT DISELAMI DENGAN BAIK. DIANGGAP SAMBIL LALU. SEHINGGA MASIH BERTANYA "Boleh saya sholat kesiangan? atau Bolehkah saya melakukan aktifitas-aktifitas namun di luar agenda dan jadwal? atau Bolehkah saya tidak sholat tidak beraktifitas karena lebih suka aktifitas yang lain yang membolehkan kebebasan nafsiyah?” Menuju sifat TAGHUT.
Permisalan. Biasakanlah bangun pagi kemudian segeralah beraktifitas. Lakukan sholat subuh pada waktunya. Usahakan berjamaah. Satu MINGGU ADA 7 HARI. JIKA DALAM SATU MINGGU 1-2 KALI MAKA "DIRI"nya sendiri DAPAT MEMAKLUMI. JIKA 3-5 KALI memposisilah WASPADAI. JIKA SATU MINGGU SAMA SEKALI TELAT KESIANGAN, ITU TELAH MENDZOLIMI DIRI. Segera ambil langkah penyembuhan. SEBAB INI ARTINYA TIDAK ADA USAHA DAN IKHTIYAR SUPAYA LEBIH BAIK DAN TELAH MELEPAS PELUANG PENGEMBANGAN POTENSI, PEMBERDAYAAN DIRI.
MARI KITA AJAK DIRI KITA MASING-MASING. DIMULAI DARI MAU MEMAKSA DIRI UNTUK "MASUK" DALAM NILAI IBADAH. IBADAH ADALAH KORELASI ANTARA ABID DENGAN MAKBUD. IBADAH ADALAH BERKAITAN DENGAN PEMOSISIAN NIAT TEKAD DAN TUJUAN. IBADAH ADALAH KORELASI ANTARA ABID DENGAN MAKBUD. ANTARA HAMBA DENGAN SANG TUAN. HAMBA ADALAH MANUSIA YANG DALAM IKATAN "PERSAKSIAN" DENGAN SANG TUAN. SESIAPA YANG BAIAT PADA "KAMU" SAMA DENGAN BAIAT KEPADA ALLAH SENDIRI.
IBADAH ADALAH BERKAITAN DENGAN PEMOSISIAN NIAT TEKAD DAN TUJUAN. ABID ADALAH MURID, MAKBUD ADALAH TUHAN SENDIRI YANG MPUNYA NAMA ALLAH. Hanya saja karena Tuhan tidak menampak di muka bumi maka membuat wakil. Yaitu GURU WASITHAH.
DAN SEMUA ITU MEMERLUKAN REALISASI KENYATAAN DALAM NIAT TEKAD DAN TUJUAN YANG BENAR DAN PENAR. PRAKTEK PEMBUKTIAN "ATSAR SUJUD" DALAM REALISASI PRAKTEK PERNYATAAN KENYATAAN DALAM NIAT TEKAD TUJUAN PEMBUKTIAN REALISASI AKTIFITAS KEGIATAN, KREATIFITAS INOVASITAS YANG LANGSUNG DENGAN SAUDARANYA, WEWENGKON GURU, PROJO GURU DALAM SOSIAL MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN SEKITARNYA.
Kembangkan dalam bentuk-bentuk dan wujud aktifitas dan kegiatan yang lainnya. Pentafakuran pada jenis dan bentuk lain di kreatifi dalam pengembangannya. Seumpama Jika seorang dokter telah memberikan obat, kemudian dokter meminta untuk masing-masing obat diminum 3 kali setiap hari, pagi, siang dan sore hari. Kemudian kita usul ngomong ke dokter, dokter karena kalau pagi dan siang saya tidak bisa meminum obat karena pasti masih tidur maka bolehkah saya meminum sekaligus di sore hari saja langsung 9 biji?. Ini namanya memaksakan kehendak diri.
Mestinya diterima saja dan jika ingin sembuh ikuti saja petunjuk itu. Yang perlu dikreatifi adalah bagaimana untuk mengatasi supaya tidak tertidur di pagi dan siang hari. Yang dikreatifi bagaimana supaya obat bisa masuk ke perut kalau tidak bisa dengan air maka dengan pisang, jika tidak bisa dengan air dan pisang maka dengan bubur dicampur dengan nasi. Yang dikreatifi kalau tidak bisa bangun pagi dan siang maka minta bantuan untuk membangunkan, atau beli alarm khusus atau menyewa konsultan pembangun badan. Membangun komunikasi dan koordinasi. Yang dikreatifi share tukar pendapat minta masukan musyawarah rapat pertemuan-pertemuan atas masalah yang dihadapi tersebut.
Demikian semoga mendapat berberan berkah sawab pangestu Guru Wasithah.


